Recent Posts

Kamis, 26 November 2015











menggandeng bahu depan dengan bahu belakang dengan jahitan diputar atau dibalik. Jahitan diputar atau dibalik biasa disebut setik balik dalam istilah jahit - menjahit. namun dalam hal ini bukan menjadi suatu keharusan , karena bagi penjahit pemula mungkin belum mengetahui dan memahami bagaimana cara menjahit dengan setik balik. Jadi, untuk rekan - rekan yang masih belum bisa membuat setik balik cukup dengan jahitan biasa saja.

 menjahit tipis keliling lingkar leher dan pundak samping (masuk 1/2 cm). Adalah jahitan di sekeliling lingkar leher sampai pundak. Untuk fungsinya saya sendiri kurang paham betul, mungkin untuk menandai batas jahitan krah. Soalnya dulu waktu kursus diajari gitu sih, saya juga lupa tanya sama instrukturnya.


Persiapan membuat krah dan dilanjutkan memasang pada kerung leher. Untuk tata cara membuat krah sambungan , silahkan download.


7. menyetrika dan menjahit lipatan ujung lengan dengan kampuh pipih. Tujuannya untuk memudahkan kita dalam menjahit lipatan ini, dan tentunya agar hasil jahitannya lebih rapi.
8. memasang lengan pada kerung lengan dengan mengunci pada titik puncak lengan (diobras)
9. menjahit sisi depan dan belakang dari ujung lengan sampai bawah kemeja (diobras)
10. menjahit lipatan bawah kemeja dengan kampuh pipih (diobras)
11. membuat lubang kancing dan memasang kancingnya dengan jarak 7cm - 8cm - 8cm - dst
12. mensetrika kemeja yang sudah selesai

Cara membuat kemeja













Setidaknya ini adalah proses sederhana bagaimana membuat sebuah kaos distro. Kelihatannya simpel, tapi perlu ketekunan, karena memang membikin kaos distro ndak bisa sembarangan seperti bikin kaos pemilu.

1. Memilih Bahan
Untuk bahan, saya sarankan Anda bikin dari cotton combed. Mengingat kaos distro kekuatannya selain ada di desain ada di kualitas bahan. Mengapa demikian, karena kaos distro lebih segmented. Umumnya orang yang punya duit dan educated yang beli. Jadi ndak perlu main-main kalau cari bahan.

2. Pemotongan
Setelah bahan didapat, barulah dipotong sesuai dengan ukurannya, bisa S, M atau L serta XL. Ini suka-suka saja. Jika ingin memulai, mulailah dari All Size dulu atau L diperbanyak. Selain itu, jangan bikin massal, bikin aja limited edition dan tentukan marketnya.

3. Design
Hmmm, ini bagian yang menarik. DSGN. Ini perlu inspirasi dan pemahaman yang baik akan kebutuhan customer. Jika desainnya dapat memotret keinginan pasar, yakinlah berapapun produk akan ludes. Ada dua tools penting, pertama tentang seluk beluk desain, yang kedua alatnya. Kuasai Corel + Photoshop, boleh juga yang mau agak ribet masuk ke Adobe Illustrator. Saya sangat suka dengan Corel + Photoshop. Dua ini sudah cukup, yang paling penting adalah designnya. Ada 3 yang perlu didesain, logo, packaging dan gambar dikaosnya. Ketiganya sangat penting

4. Penyablolan
Sablon dapat dikelola sendiri atau dimakloon. Ada berbagai macam teknik sablon, mulai waterbase sampai yang gradasi. Pilih tukang sablon kaos yang berpengalaman.

5. Penjahitan
Setelah dilakukan sablon, baru dijahit.Cari penjahit yang berpengalaman menjahit kaos, biar kaos awet dan ndak robek di jika digunakan gerak. Kualitas jahitan bisa dilihat dari kerapian dan kerapatan jahitan.

6. Packaging
Woww, sudah jadi deh kaosnya. Agar tampak cantik, bikinlah packaging yang ciamik, Packaging yang unik akan membantu pemsaran kaos.

mau melanjutkan smk yang terbaik di Bekasi ? 

Cara membuat Kaos





Leather Tanning - Penyamakan Kulit

Proses paling awal pembuatan jaket kulit ialah dengan mengumpulkan sejumlah binatang yang akan diambil kulitnya yang kemudian dilanjutkan dengan leather tanning atau pneyamakan kulit. Pada awal proses ini ada beberapa hal yang harus dilakukan seperti
  • Washing pencucian kulit binatang
  • Drying proses pengeringan kulit
  • Proses pencabutan bulu (menghilangkan bulu)
  • Proses pengawetan

Coloring - Pewarnaan

Proses selanjutnya ialah pewarnaan (coloring) seperti yang telah dijelaskan di muka bahwa warna dasar jaket kulit ialah hitam dan coklat, namun bisa juga menentukan warna apa saja sesuai dengan selera menggunakan zat cair pewarna.

Pembuatan pola design atau model

Setelah bahan baku selesai hingga proses pewarnaan (coloring) maka tahap selanjutnya adalah pembuatan pola design atau model jaket kulit. Pada zaman dulu pembuatan pola pakaian jaket kulit masih menggunakan teknik tradisional yaitu dengan membuat pola diatas kertas/karton secara manual, bahkan sampai sekarang pun teknik ini masih dipertahankan oleh beberapa pengrajin jaket kulit. Belakangan setelah tersentuh oleh kemajuan teknologi maka sebagian pengrajin membuat pola desing jaket kulit sudah menggunakan software komputer supaya lebih mempercepat proses pengerjaan.

Sewing proses penjahitan

Seperti layaknya membuat pakaian baju atau celana maka proses pembuatan jaket kulit pun memiliki banyak kesamaan, setelah merampungkan pembuatan pola design atau model jaket kulit maka diteruskan dengan proses sewing atau menjahit. Proses penjahitan (sewing) bisa dilakukan menggunakan mesin jahit secara manual atau bisa juga dengan konveksi untuk produksi partai besar. Jaket kulit akan terlihat rapi dan nyaman digunakan sangat bergantung pada keterampilan dan kelihaian dalam membuat pola design model jaket kulit serta proses penjahitan (sewing)

Rouging Pemolesan

Akhirnya tibalah pada proses akhir pembuatan jaket kulit yaitu proses pemolesan atau disebut juga dengan rouging. Proses pemolesan rouging dimaksudkan untuk menghilangkan kotoran dan noda yang masih tersisa saat produksi masih berlangsung, seta menjadikan surface bagian permukaan jaket tampak mengkilat. Demikian langkah demi langkah mengintip proses pembuatan jaket kulit domba

cara membuat jaket kulit

 

 

 



 "Pola Baju" Dulu baru menyebut istilahnya aja, otomatis mood menjahit menjadi 0%. Bagaimana tidak, untuk membuat pola secara profesional sebab dibutuhkan ukuran bagian-bagian tertentu pada subjek, rumusan-rumusan yang harus dihitung secara teliti, untuk satu model saja kadang kala dibutuhkan beberapa bagian pola de...el..el (OMG....Langsung mendadak ngeliyeng or pusing 7 keliling) dan bagi beberapa orang hal tersebut cukup rumit alias Ampun DJ dech. 

Beberapa waktu yang lalu ada beberapa teman yang menanyakan cara membuat Pola Baju untuk Little Girl. Tetapi mereka mengharapkan cara membuat pola baju yang mudah . Sebetulnya terdapat cara bagaimana membuat pola pakaian anak-anak dengan cara mudah (sepertinya banyak teman-teman yang belajar menjahit secara amatir melakukan hal serupa). Berikut merupakan cara membuat pola baju anak-anak secara mudah:

Pertama: Siapkan Pakaian yang Masih Cukup Digunakan

Langkah Kedua: Contoh Pola Baju Jadi Tersebut (pada gambar ini bagian depan terlebih dahulu)
Jika bagian dada terdapat kancing maka lebihi  2-3 Cm.

Keterangan:
1. Pola Bagian Dada
2. Pola Bagian Lengan (Gunting-Pisahkan dari bagian dada)

dress anak-anak











A - C = panjang celana.
A - B = 1/3 lingkar pesak ditambah 5 cm
Buat garis datar kekiri dan kekanan.
B - D = B - E yaitu ¼ lingkar paha dikurangi 4 cm
(ukuran E ke D adalah ½ lingkar paha dikurang 4 cm).
D - F = F - G yaitu 3 cm,
Buat garis vertikal dinamakan titik H (buat garis antu).
H - I = 1 cm,
Hubungkan titik I - G dengan garis lurus terus ke D dengan garis melengkung.
I - N = ¼ lingkar pinggang ditambah 4 cm untuk kup.
I - Y = 1/10 lingkar pinggang.
Y - K = L - M yaitu 2 cm.
K - L = 3 cm.
N - O = 3 cm.
O - P = 13 cm,
Hubungkan O ke P dengan garis lurus (untuk saku samping).
A - Q = ukuran panjang lutut.
Q - R = Q - S yaitu 1/4 lingkar lutut dikurang 2 cm
(R ke S adalah ½ lingkar lutut).
C - C1 = C - C2 yaitu ¼ lingkar kaki dikurang 2 cm
(C1 ke C2 adalah ½ lingkar ujung kaki celana).
H - H1 = 4 cm.
I - I1 = 18 cm.
Hubungkan H1 dengan I1 seperti gambar.
Hubungkan N dengan C2 melewati titik E dan S seperti gambar, dan
hubungkan D dengan C1 melewati titik R.

Pola bagian belakang.
Pola celana bahagian belakang di buat berdasarkan pola bagian muka, caranya sebagai berikut :
Pindahkan pola celana bagian muka bersamaan dengan tanda-tanda pola. Garis sisi celana bagian pinggang diberi nama titik A.
A - C = ¼ lingkar pinggang ditambah 2 cm untuk kupnat.
Hubungkan A dengan C, dengan membentuk sudut siku pada garis A ke C dan A ke E.
Titik B = ½ A - B.
B - B1 = 2 cm.
D - E = 5 cm,
Buat garis datar kekanan melewati pola bagian muka.
E - F ditambah E - H = ½ lingkar panggul.
I - Y = 8 cm,
Hubungkan titik C ke H dengan garis lurus, terus ke Y dengan garis melengkung.
K - M = L - N yaitu 4 cm.
Hubungkan titik Y ke M dengan garis melengkung, terus ke titik N dengan garis lurus seperti gambar.

Cara Membuat Pola Celana Pria

1
Kenali berbagai jenis benang rajut. Ada beragam jenis benang rajut yang dapat Anda gunakan. Jenis benang rajut yang Anda pilih tergantung pada jenis proyek yang sedang Anda kerjakan. Jika ini merupakan kali pertama Anda merajut, yang terbaik adalah memilih jenis benang paling sederhana, seperti benang rajut biasa dari katun atau benang rajut berbahan akrilik lembut (soft acrylic). Pilihlah warna benang yang polos sehingga dalam belajar, Anda dapat melihat bagaimana tusukan dibuat—benang rajut yang berpola akan menyulitkan.[1]
  • Benang rajut berbahan akrilik lembut (soft acrylic): Benang jenis ini sedikit lebih mahal dibandingkan benang rajut yang lain. Benang ini bagus untuk para pemula yang sedang belajar pola baru. Usahakan menghindari benang rajut yang sangat murah ketika Anda mulai membuat proyek untuk dihadiahkan, karena banyak benang rajut murah bertekstur kasar (dan siapakah yang menginginkan syal yang kasar?).
  • Benang rajut 100% katun (100% cotton): Benang rajut katun bagus untuk membuat apa pun yang nantinya bisa sering dicuci (misalnya lap piring). Benang jenis katun bersifat menyerap air dan mudah dicuci.
  • Benang rajut hias (novelty yarn): Benang rajut jenis ini memiliki variasi paling banyak—sepanjang benang mungkin berbeda tekstur, warna, dll.—dan umumnya berharga paling mahal. Novelty yarn terbuat dari bahan wol yang sangat halus sehingga akan menghasilkan sweter ataupun selendang/syal (scarf) yang sangat nyaman dipakai. Ingatlah bahwa jenis benang rajut ini tidak dapat dicuci sesering benang katun.

2.Lihatlah label benang untuk menentukan ukuran hakpen. Belakangan ini, hampir setiap benang rajut memiliki label yang menjelaskan pada Anda hakpen ukuran berapa yang sebaiknya digunakan. Jika Anda belum memiliki hakpen dan saat ini adalah kali pertama Anda merajut, belilah hakpen dengan ukuran yang disarankan pada label benang yang akan Anda gunakan. Ukuran hakpen dinyatakan dalam milimeter atau bilangan pecahan dalam satuan inci.
  • Sebagai aturan umum, semakin tebal hakpen semakin tebal pula ukuran benang yang diperlukan.



3.Pegang hakpen dalam cara yang paling nyaman bagi Anda. Meskipun tidak ada istilah “cara yang benar” memegang sebatang hakpen untuk merajut, namun ada dua cara dasar yang dapat dipilih tergantung manakah tangan Anda yang dominan. Memegang hakpen dengan cara yang kurang tepat dapat membuat tangan kram.[2]Menggunakan hakpen dengan posisi Over-the Hook: Peganglah hakpen sehingga gagangnya berada dalam genggaman, seperti halnya memegang pensil. Ibu jari harus berada di atas hakpen, sementara jari telunjuk dan jari yang tersisa menggenggamnya.
 4.
Membuat tusuk tunggal (single crochet/sc). Buatlah lubang baru melewati rantai (tetapi tidak melewati lubang yang sudah ada pada hakpen). Jadi, saat ini Anda memiliki dua lubang pada hakpen. Tarik sebuah lubang baru dari benang melalui kedua lubang tersebut sehingga menghasilkan satu lubang tunggal. Ulangi!
  • Tusuk tunggal (single crochet) adalah jenis tusuk yang relatif rapat dan akan menghasilkan material rajutan yang lebih erat.

 5. Tusuk ganda (double crochet). Tusuk ganda (double crochet/dc) sangat cocok digunakan untuk membuat sweter dan syal karena jenis tusuk ini sedikit longgar dibandingkan jenis tusuk yang lain (sehingga sweter yang Anda buat akan terasa lebih nyaman). Buatlah rantai (chain/ch) yang saling terhubung sebanyak 15 buah. Ambil benang dengan kait hakpen dari depan ke belakang (yarn over). Geser hakpen yang berisi dua lubang pertama, masukkan ke rantai ke-4 dan ambil lagi benang dengan kait hakpen.

6. Buat rajutan babut dari potongan-potongan kain. Apakah Anda memiliki baju dan selimut lama yang sayang untuk dibuang? Pertahankan kenangan akan barang-barang tersebut dengan membuatnya menjadi sebuah rug/karpet!

  1. Dukung gerakan go green dengan merajut sendiri penggosok piring. Membuat sendiri penggosok piring (scrubber) yang dapat digunakan terus-menerus akan memberikan sedikit sentuhan ramah lingkungan yang wajib kita perjuangkan.
  2. 6
    Ketahui cara merajut alas/tatakan (doilly). Alas/tatakan bernuansa vintage akan menambah keanggunan benda apa pun yang diletakkan di atasnya, bahkan di atas meja yang penuh goresan sekali pun. Tambahkan sentuhan halus di rumah Anda dengan alas atau tatakan khusus ini.

Cara membuat sweater

BAJU BATIK WANITA Modern Model Terbaru (Vidio)